Sunday, July 8, 2012

Sao Paulo Perpanjang Masa Pinjaman Denilson


LONDON, KOMPAS.com - Arsenal resmi memberi konfirmasi perpanjangan masa pinjaman Denilson bersama klub Brasil, Sao Paulo, Jumat (6/7/2012).

Musim lalu, Denilson kembali ke klub lamanya itu sebagai pemain pinjaman dan akan berstatus itu selama musim ini.

"The Gunners" sebenarnya ingin melego Denilson karena servisnya tak lagi dibutuhkan. Namun, Sao Paulo gagal membelinya kembali karena gagal menemui kesepakatan harga yang ditetapkan Arsenal. Tak disebut berapa label kubu Emirates Stadium terhadap gelandang berusia 24 tahun itu.

Denilson menjadi sosok sentral Sao Paulo dengan tampil dalam 47 laga musim lalu dan membantu mereka menempati posisi keenam dalam klasemen akhir Campeonato Brasileiro.

Yang pasti, setelah dibeli Arsenal dengan banderol 3,4 juta pounds (sekitar Rp 50 miliar) pada 2006, Denilson tampil dalam 153 laga dan mencetak sebelas gol.

Dengan kesempatan memperkuat tim utama lebih minim musim lalu, Arsenal lantas melepas Denilson ke Sao Paulo sebagai pemain pinjaman.


Via: Sao Paulo Perpanjang Masa Pinjaman Denilson

Inter Boyong Gelandang Jawara Libertadores 2012?


MILAN, KOMPAS.com - Kabar dari "Negeri Samba", Inter Milan sebentar lagi mendaratkan gelandang bertalenta milik Corinthians. Siapa dia?

Perwakilan "La Beneamata" sudah beberapa hari ini berada di Amerika Latin dan kesepakatan dengan pemain 23 tahun akan segera dicapai. Dialah Paulinho.

Talentanya membantu raksasa Brasil, Corinthians, menjuarai Copa Libertadores 2012 dengan mengalahkan klub Argentina, Boca Juniors, di partai puncak, Rabu (4/7/2012) dini hari WIB.

Kontrak Paulinho dengan Corinthians baru akan selesai tiga tahun lagi. Itu sebabnya nilainya lumayan mahal, namun jika hanya delapan juta euro (hampir Rp 100 miliar) sepertinya enteng saja dikipaskan manajemen Inter.


Via: Inter Boyong Gelandang Jawara Libertadores 2012?

Saturday, July 7, 2012

Keita Tinggalkan Barcelona


BARCELONA, KOMPAS.com - Gelandang Seydou Keita akhirnya meninggalkan Barcelona, setelah empat tahun berada di Camp Nou. Namun, belum diketahui ia akan pindah ke klub mana.

"Malam ini Seydou Keita telah mengumumkan tak akan meneruskan karier (di Barecelona) pada musim depan," demikian pernyataan barcelona di situs resminya, www.fcbarcelona.com.

Selama membela Barcelona, Keita ikut membantu klub itu mearih 14 trofi. Dia merasakan tiga gelar Liga BBVA, dua gelar Liga Champions, dan dua gelar Copa del Rey, juga gelar-gelar minor lainnya.

"Barcelona berterima kasih atas kontribusinya selama beberapa tahun ini dan berharap ia akan meraih sukses secara profesional maupun personal," demikian lanjut pernyataan klub.

Keita masuk ke Barcelona bersamaan diangkatnya Pep Guardiola sebagai pelatih. Guardiola sering menggunakannya sebagai pemain cadangan eksklusif. Hubungan keduanya juga dekat. Kepergian Guardiola dinilai sebagai faktor utama keputusan pemain asal Mali ini memilih pergi.

Sebenarnya, kontrak Keita di Barcelona sampai 2014. Namun, dia boleh pergi secara bebas karena diturunkan sebagai starter kurang dari setengah musim. Sesuai klausul, ia pun punya opsi pergi dengan bebas.

Sebelumnya, Keita dihubungkan akan pindah ke klub China, Dalian Aerbin. Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda hal itu terwujud.


Via: Keita Tinggalkan Barcelona

Fabregas Cemaskan Kondisi Alba


BARCELONA, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, mencemaskan kondisi rekan barunya, Jordi Alba. Menurutnya, ia bisa dalam kondisi tak 100 persen di kompetisi baru, jika ikut memperkuat Spanyol di Olimpiade London.

Pemain 23 tahun itu baru dibeli dari Valencia. Dia tampil menawan bersama Spanyol di Piala Eropa 2012 dan mencetak gol di final untuk membawa "La Furia Roja" juara. Setelah itu, ia kembali dipanggil memperkuat timnas Spanyol untuk tampil di Olimpiade, Juli ini. Sebab itu, Fabregas khawatir dia akan kelelahan saat memasuki musim kompetisi baru.

"Sangat normal bahwa ia ingin pergi (main di Olimpiade). Kalau pemain seusiaku jelas tak akan mampu mengalami hal itu (main secara terus-menerus). Di Barcelona, kami harus bermain dalam 65 sampai 70 pertandingan dalam semusim dan kerja terlalu keras akan berisiko," jelas Fabregas kepada El Mundo Deportivo.

"Ini akan tergantung kepada kekuatan fisik seseorang. Ketika Anda berada di awal usia 20-an tahun, Anda mungkin bisa menerima beban ini. Tapi, akan sangat baik jika dia (Alba) segera bersama kami secepatnya," tambahnya.

Alba memang maih berumur 23 tahun. Namun, namun masa istirahatnya amat pendek. Selesai mengarungi musim 2011-12, dia langsung bersama timnas Spanyol. Piala ERopa 2012 berakhir, dia kembali harus bergabung dengan tim Olimpiade. Selain bisa kelelahan, cedera juga bisa mengancam Alba.


Via: Fabregas Cemaskan Kondisi Alba

Ballon d'Or? Ronaldo tak Diperhitungkan Fabregas


BARCELONA, KOMPAS.com - Gelandang Barcelona, Cesc Fabregas, punya pandangan sendiri siapa saja yang pantas mendapat Ballon d'Or tahun ini. Menurutnya, mereka hanya empat pemain dan tak termasuk Cristiano Ronaldo.

"Atas apa yang telah mereka perbuat dalam kariernya, maka Xavi (Hernandez) dan Iker (Casillas) pantas menang (Ballon d'Or). Atas apa yang dia perbuat di Piala Eropa 2012, maka Andres Iniesta harusnya mendapatkannya. Dan, karena dia masih pemain terbaik, maka Lionel Messi juga bisa memenangkannya," kata Fabregas kepada El Mundo Deportivo.

Fabregas tak terlalu menilai Cristiano Ronaldo punya peluang besar memenangkan prediket pemain terbaik dunia itu. Meski begitu, dia tetap mengapresiasi kualitas Ronaldo.

"Cristiano Ronaldo? Ia memiliki musim yang hebat," katanya.


Via: Ballon d'Or? Ronaldo tak Diperhitungkan Fabregas

Inter Tatap Liga Europa


MILAN, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Andrea Stramaccioni, mengaku sudah berkonsentrasi menghadapi kompetisi baru. Tak hanya Liga Serie-A, Inter juga fokus menghadapi Liga Europa.

Musim lalu, Inter tampil kurang meyakinkan hingga harus berganti-ganti pelatih. Mereka gagal ke Liga Champions dan hanyan mendapat jatah tampil di Liga Europa. Meski begitu, Pelatih Andrea Stramaccioni menilai Liga Europa tetap penting.

"Kami harus siap dalam 25 hari ke depan dan babak penyisihan Liga Europa bisa sangat bahaya. Liga Europa penting bagi kami dan kami peduli sangat terhadap kompetisi ini," tegas Stramaccioni.

Ia optimistis timnya akan bermain lebih baik di musim ini. "Kami memiliki skuad baru. Saya menginginkan tim yang punya motivasi, punya hasrat untuk bekerja keras. Kami punya sedikit hasrat untuk berjanji, tapi punya banyak hasrat besar untuk bekerja. Kami ingin bicara di lapangan," tegasnya. (FBI)


Via: Inter Tatap Liga Europa

"La Furia Roja" belum Puas


JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah merengkuh gelar kampiun Eropa dua kali berturut-turut, yaitu tahun 2008 dan 2012, serta Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Spanyol tak akan berhenti. Tim berjulukan La Furia Roja itu masih ingin menambah gelar pada perhelatan Piala Dunia 2014 di Brasil.

Xabi Alonso, gelandang tim nasional Spanyol, kampiun Piala Eropa 2012, dalam pertemuan dengan wartawan di Jakarta, Sabtu (7/7), mengatakan, tak ada yang menyangka tim berjulukan La Furia Roja bisa memenangi turnamen yang sama, dua kali berturut-turut. Ditambah satu gelar juara dunia, Spanyol telah menorehkan sejarah baru dalam sepak bola dunia.

Banyak yang meragukan kami bisa melakukannya. Memang sulit, tetapi kami menciptakan sejarah, kata Alonso.

Gelandang Spanyol yang saat ini bermain untuk klub Real Madrid itu mengatakan, dia dan rekan-rekan yang tergabung dalam tim Spanyol dalam kondisi terbaik. Bermain dengan kerekatan hubungan personal yang sangat baik antaranggota, meski bersaing ketat di liga domestik, ditambah dengan pola permainan yang mudah dipahami, menjadikan Spanyol berada dalam puncak penampilan.

Walau diakui tidak akan mudah untuk meraih gelar lain seusai Piala Eropa 2012, pesepak bola yang pernah bermain untuk klub Inggris, Liverpool, ini menyatakan, Spanyol ingin kembali mencetak sejarah pada tahun-tahun mendatang.

Pelatih Spanyol Vicente del Bosque seusai laga babak final Piala Eropa 2012 lalu mengatakan, para pemain harus bersiap untuk babak kualifikasi Piala Dunia 2014 di Brasil.

Mantan Manajer FC Barcelona Josep Guardiola dalam sesi wawancara khusus di Malaysia, dua pekan lalu, mengatakan, Amerika Selatan masih akan menjadi penantang serius bagi tim sepak bola asal benua biru, Eropa. Banyaknya talenta sepak bola di benua tersebut, ditambah dengan kualitas pelatih yang mumpuni, membuat tim sepak bola Amerika Selatan masih menjadi penantang serius Eropa pada Piala Dunia mendatang.

Tetap di Madrid
Dalam pertemuan singkat dengan puluhan wartawan, baik dari media cetak maupun elektronik Indonesia, Alonso sempat mengungkapkan kekaguman terhadap banyaknya penggemar sepak bola, terutama penggemar La Ligasebutan bagi Liga Spanyoldi Indonesia. Kedatangannya ke Jakarta untuk pertama kali juga bermaksud untuk membagi pengalaman dan ilmu dalam olahraga ini kepada anak-anak Indonesia.

Ketika ditanya sejumlah wartawan mengenai masa depannya di Los Galacticos, sebutan bagi Real Madrid, Alonso menjawab, dia nyaman dengan kondisi klub tersebut. Setelah merengkuh gelar La Liga musim 2011-2012, dia ingin membuat rekor baru bersama Madrid.

Pemecahan Rekor
Dalam kunjungan dua-tiga hari di Jakarta atas undangan perusahaan makanan Dua Kelinci itu, Alonso bersama 15.000 orang akan hadir dalam pemecahan rekor dunia mengoper bola di Lapangan Monas, Jakarta, hari ini. Bersama para pemain tim nasional Indonesia, seperti Ponaryo Astaman dan kawan-kawan, Alonso dan belasan ribu penggemar sepak bola Indonesia akan berupaya mengukir namanya di Guinness Book of World Records dalam kategori Most Consecutive Football Passes.


Via: "La Furia Roja" belum Puas

Zola Latih Watford


LONDON, KOMPAS.com - Mantan striker Italia dan Chelsea, Gianfranco Zola, dikontrak dua tahun untuk menjadi pelatih klub Liga Championship, Watford.

"Setiap orang tahu bagaimana Gianfranco Zola menyukai bagaimana seharusnya sepak bola dimainkan. Saya kira suporter Watford bisa berharap gaya sepak bola menyerang dan menarik dari timnya. Gianfranco mewakili proyek ini secara sempurna," kata Direktur Teknik Watfort, Gianfranco Nani, di situs resmi klub, www.watfordfc.com.

Pemilik Watford asal Italia, Gaimpaolo Pozzo, sebelumnya juga sudah mengisyaratkan akan mendatangkan Zola sebagai manajer, menggantikan Sean Dyche. Zola memiliki banyak pengalaman di sepak bola Inggris selama 7 tahun memperkuat Chelsea. Publik Inggris bahkan masih mengenangnya sebagai pemain kecil yang lincah dan cerdas.

Pozzo tak hanya memiliki Watford. Dia juga menjadi pemilik Udinese (Italia) dan Granada (Spanyol). Sejak dimiliki Pozzo, Granada berkembang pesat dan terus promosi hingga ke Liga BBVA.

Zola sendiri cukup berpengalaman sebagai pelatih. Sebelumnya, ia menangani timnas U-21 Italia. Zola yang kini berumur 46 tahun, penisun dari sepak bola tujuh tahun silam.

Dia juga pernah menangani West Ham dan membawanya berada di urutan ke-9 Premier League. Watford juga pernah ditangani pelatih asal Italia lain, yakni Gianluca Vialli. Namun, dia dianggap kurang sukses. (RTR)


Via: Zola Latih Watford

Yellow Jersey Kini Jadi Milik Wiggins


Vosges - Chris Froome berhasil memenangi etape 7 Tour de France. Sementara rekan setimnya di Team Sky, Bradley Wiggins, berhasil merebut yellow jersey usai menuntaskan etape ini di posisi tiga.

Dalam etape yang terbentang sepanjang 199 km antara Tomblaine La Planche des Belles Filles dengan kontur sedikit berbukit, Sabtu (7/7/2012) waktu setempat, Froome berhasil mencatatkan waktu 4 jam 58 menit dan 35 detik.

Juara bertahan Cadel Evans dari tim BMC Racing harus puas menyudahi etape ini dengan berada di posisi dua. Sementara itu Wiggins menempati posisi tiga di etape ini dengan catatan waktu setara dengan Evans, memperlihatkan betapa ketatnya persaingan.

Hasil tersebut membuat Wiggins kini berhak menyandang yellow jersey yang ia rebut dari Fabian Cancellara. Dari tujuh etape yang sudah berlangsung, inilah kali pertama yellow jersey tak disandang oleh Cancellara yang membela panji tim RadioShack-Nissan.

Di klasemen keseluruhan, Wiggins kini memimpin 10 detik dari Evans, sedangkan Vincenzo Nibali dari tim Liquigas menguntit di posisi tiga, terpaut 16 detik. Demikian diwartakan Reuters.

Hasil Etape VII Tour de France

1. Chris Froome (Britain / Team Sky) 4:58:35"
2. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +2"
3. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky)
4. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +7"
5. Rein Taaramaee (Estonia / Cofidis) +19"
6. Haimar Zubeldia (Spain / RadioShack) +44"
7. Pierre Rolland (France / Europcar) +46"
8. Janez Brajkovic (Slovenia / Astana)
9. Denis Menchov (Russia / Katusha) +50"
10. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +56"

Klasemen Keseluruhan Usai Etape VII

1. Bradley Wiggins (Britain / Team Sky) 34:21:20"
2. Cadel Evans (Australia / BMC Racing) +10"
3. Vincenzo Nibali (Italy / Liquigas) +16"
4. Rein Taaramaee (Estonia / Cofidis) +32"
5. Denis Menchov (Russia / Katusha) +54"
6. Haimar Zubeldia (Spain / RadioShack) +59"
7. Maxime Monfort (Belgium / RadioShack) +1:09"
8. Nicolas Roche (Ireland / AG2R) +1:22"
9. Chris Froome (Britain / Team Sky) +1:32"
10. Michael Rogers (Australia / Team Sky) +1:40"






Via: Yellow Jersey Kini Jadi Milik Wiggins

Serena Jadi Juara Usai Atasi Radwanska


London - Serena Williams menyabet gelar juara tunggal putri di Wimbledon. Ia melakukannya setelah mengatasi perlawanan Agnieszka Radwanska dengan 6-1, 5-7, dan 6-2.

Serena, unggulan enam, dengan cepat berhasil merebut set pertama tetapi harus menghadapi perlawanan alot dari Radwanska yang merupakan unggulan tiga.

Di awal set penentu, pertarungan sempat berjalan ketat. Namun, pada akhirnya Serena berhasil memastikan kemenangan. Untuk Serena, ini merupakan titel juara Wimbledon kelima (2002, 2003, 2009, 2010, 2012). Total, ini adalah gelar Grand Slam ke-14 untuk Serena.

Serena memulai pertandingan, Sabtu (7/7/2012) malam WIB, dengan baik. Setelah memenangi gim servisnya, Serena meraih keunggulan 2-0 usai melakukan break pada gim kedua.

Setelah itu Serena terus melaju dan menambah keunggulan menjadi 3-0. Radwanska sempat memaksakan deuce di gim servis keduanya, tetapi Serena belum teredam. Serena pun unggul 4-0.

Radwanska sempat menjaga asa ketika mencuri poin dalam kedudukan 1-5 usai memaksimalkan gim servis ketiganya di set ini. Tetapi Serena kemudian merebut set pertama hanya dalam 36 menit. 6-1 untuk Serena dan hujan terlihat mulai turun.

Saat set kedua dimulai, Radwanska langsung berhasil merebut angka dari gim servisnya. Namun, Serena dengan cepat berhasil menyamakan kedudukan jadi 1-1. Serena bahkan bisa melakukan break di gim ketiga untuk berbalik unggul 2-1. Keunggulan lalu ia tambah lagi jadi 3-1.

Tak mau kalah begitu saja, Radwanska kemudian memberikan perlawanan lebih sengit. Ia berhasil menyamakan skor dalam kedudukan 4-4 usai mencatatkan break.

Radwanska bahkan kemudian berbalik memimpin 5-4 atas Serena. Tak mau lama-lama tertinggal, Serena membalas dan menyamakan kedudukan jadi 5-5.

Bak sedang mendapat angin, Radwanska kembali memimpin 6-5 dan akhirnya menutup set kedua dengan 7-5, setelah bola pengembalian Serena berakhir di net.

Di set ketiga, permainan berjalan ketat. Setelah imbang 1-1 dan 2-2, perlahan Serena mulai menjauhkan jarak dari Radwanska untuk kemudian memimpin 4-2.

Seperti ingin segera menyudahi permainan, Serena pun ngebut mendulang angka demi angka sampai akhirnya menutup set ini dengan 6-2, dan menang 6-1, 5-7, dan 6-2.





Via: Serena Jadi Juara Usai Atasi Radwanska

Alonso Raih Pole di Silverstone yang Basah


Silverstone - Fernando Alonso akan mengawali balapan GP Inggris Raya dari posisi terdepan, setelah mengukir catatan waktu terbaik dalam sesi kualifikasi yang sempat disetop sekitar 1,5 jam akibat hujan.

Sesi kualifikasi yang berjalan Sabtu (7/7/2012) malam WIB sempat disetop karena hujan yang membuat kondisi lintasan dinilai tidak aman. Penyetopan dengan kibaran bendera merah itu dilakukan di sesi Q2 kualifikasi.

Ketika akhirnya sesi kualifikasi berjalan lagi, kondisi lintasan yang masih basah membuat persaingan berebut waktu tercepat jadi kian sengit. Di akhir Q2 Sergio Perez dan Nico Rosberg bahkan terpangkas, meski sebelum bendera merah dikibarkan sempat ada di posisi depan.

Pada akhirnya, Alonso dari Ferrari berhasil menuntaskan sesi kualifikasi dengan waktu terbaik. Catatannya yang 1 menit 51,746 detik tidak bisa dilampaui pebalap lain.

Mark Webber dari Red Bull sementara itu ada di posisi dua, diikuti oleh Michael Schumacher
Via: Alonso Raih Pole di Silverstone yang Basah

Sesi Pamungkas Milik Alonso


Silverstone - Pebalap Ferrari Fernando Alonso tampil maksimal di latihan bebas ketiga GP Inggris. Alonso mencatatkan waktu tercepat dan mengungguli Jenson Button dan Romain Grosjean.

Dalam sesi di Sirkuit Silverstone, Sabtu (7/7/2012) sore WIB, Alonso mencetak 1 menit 32,167 detik dengan melahap sebanyak 21 lap. Button di belakangannya dengan terpaut 0,153 detik.

Grosjean, yang memuncaki sesi kedua, berada di urutan ketiga dengan catatan waktu 1 menit 32,358 detik dan memutari lintasan sebanyak 25 kali.

Sang juara Sebastian Vettel berhasil meningkatkan performanya usai di dua latihan bebas sebelumnya terlempar dari posisi 10 besar. Kali ini pebalap Red Bull ini naik ke posisi empat diikuti Kimi Raikkonen dan Lewis Hamilton.

Nasib berbeda diterima rekan se-tim Vettel, Mark Webber. Pebalap Australia ini justru melorot ke urutan 13 dengan catatan waktu 1 menit 33,398 detik.


Hasil Free Practice III GP Inggris

1. Fernando Alonso Ferrari 1m32.167s 21
2. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m32.320s + 0.153s 20
3. Romain Grosjean Lotus-Renault 1m32.358s + 0.191s 25
4. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 1m32.420s + 0.253s 21
5. Kimi Raikkonen Lotus-Renault 1m32.454s + 0.287s 25
6. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m32.477s + 0.310s 20
7. Pastor Maldonado Williams-Renault 1m32.622s + 0.455s 21
8. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m32.940s + 0.773s 19
9. Kamui Kobayashi Sauber-Ferrari 1m33.046s + 0.879s 20
10. Nico Hulkenberg Force India-Mercedes 1m33.150s + 0.983s 19
11. Bruno Senna Williams-Renault 1m33.267s + 1.100s 25
12. Paul di Resta Force India-Mercedes 1m33.367s + 1.200s 20
13. Mark Webber Red Bull-Renault 1m33.398s + 1.231s 24
14. Michael Schumacher Mercedes 1m33.462s + 1.295s 24
15. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari 1m33.673s + 1.506s 22
16. Felipe Massa Ferrari 1m33.674s + 1.507s 21
17. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m33.707s + 1.540s 21
18. Nico Rosberg Mercedes 1m33.733s + 1.566s 15
19. Heikki Kovalainen Caterham-Renault 1m34.298s + 2.131s 18
20. Vitaly Petrov Caterham-Renault 1m34.781s + 2.614s 20
21. Timo Glock Marussia-Cosworth 1m36.605s + 4.438s 18
22. Charles Pic Marussia-Cosworth 1m37.060s + 4.893s 14
23. Narain Karthikeyan HRT-Cosworth 1m37.269s + 5.102s 23
24. Pedro de la Rosa HRT-Cosworth 1m37.429s + 5.262s 17


Via: Sesi Pamungkas Milik Alonso

Xabi Alonso Datang, Indonesia Siap Ukir Rekor


Indonesia kembali kedatangan bintang sepak bola juara Eropa dan dunia. Setelah beberapa hari lalu Cesc Fabregas menyambangi Tanah Air, kali ini giliran rekan setimnasnya, Xabi Alonso, menyapa fans di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (7/7/2012).

Alonso merupakan tamu spesial dalam acara Indonesia Mengoper Bola 2012 yang kali ini mengusung tema "Loves, Lives, Real Soccer to Become a Champion". Minggu (8/7/2012) besok akan diadakan "Big Bang" Indonesia Mengoper Bola 2012. Acara tersebut diprediksi bakal disesaki 15.000 orang di Lapangan Monas, Jakarta.

Dua Kelincisalah satu sponsor Real Madridmenargetkan untuk mengukir namanya di Guiness World of Records dengan mengikutsertakan 1.000 peserta pengoper bola yang akan masuk kategori "Most Consecutive Football Passes".

Harapannya, program Indonesia Mengoper Bola 2012 dapat meningkatkan minat dan cinta masyarakat Tanah Air terhadap sepak bola, sejalan dengan kampanye Indonesia Mengoper Bola 2012: Loves, Lives, Real Soccer to Become a Champion.


Via: Xabi Alonso Datang, Indonesia Siap Ukir Rekor

Friday, July 6, 2012

Spalletti Berhasrat Latih Rusia


ZENIT, KOMPAS.com - Pelatih Zenit St Petersburg, Luciano Spalletti, mengaku tertarik menangani tim nasional Rusia. Bahkan, pelatih asal Italia itu mengaku yakin bisa membawa "Beruang Merah" lolos ke putaran final Piala Dunia 2014.

Kursi kepelatihan Rusia sedang lowong, sejak ditinggal mundur Dick Advocaat, setelah Rusia gagal lolos fase grup Piala Eropa 2012. Mantan pelatih Inggris, Fabio Capello, disebut-sebut bakal menggantikan Advocaat.

"Bagi saya, melatih Rusia adalah hal yang menyenangkan. (Melatih Rusia) kehormatan luar biasa, meskipun saya tahu hal itu pekerjaan sulit," jelas Spalletti.

Di Rusia, Spalletti sedang naik daun. Pelatih berusia 53 tahun tersebut berhasil membawa Zenit dua kali berturut-turut tampil menjuarai Liga Utama Rusia sejak menangani klub tersebut pada 2009. (ZNT)


Via: Spalletti Berhasrat Latih Rusia

Ray Allen Hijrah ke Heat


Miami - Juara NBA Miami Heat segera mendapatkan 'amunisi' baru untuk kompetisi musim depan. Pebasket veteran Ray Allen setuju meninggalkan Boston Celtics untuk bergabung dengan Heat.

Diberitakan Miami Herald, Allen menolak tawaran finansial yang lebih besar dari Celtics yaitu sebesar 12 juta dolar AS selama dua tahun dengan menerima 6,3 juta dolar AS dengan durasi yang sama dari Heat.

Kabar ini diungkapkan oleh pemilik Heat, Micky Arison, pada Jumat (6/7/2012) malam waktu setempat usai menerima kepastian dari presiden klub, Pat Riley.

"Sekarang pukul 2.30 pagi di London dan saya baru saja bangun dengan menerima berita hebat," kicau Arison di Twitter. "Selamat datang di keluarga baru, No. 20," tulisnya lagi sembari mengindikasikan kalau Allen akan memakai jersey nomor 20.

Bintang Heat Lebron James juga mengonfirmasi bahwa Allen akan bergabung dengannya melalui akun Twitter pribadinya @KingJames.

"HeatNation sambutlah kedatangan rekan baru kita Ray Allen Wow," kicau pebasket yang sudah 8 kali masuk tim NBA All-Star itu.

Meski sudah sepakat, pemain yang dijuluki Three Point King itu belum resmi bergabung Heat sebelum 11 Juli karena aturan NBA.

Menurut Yahoosport, keputusan Allen hengkang ke Heat disebut-sebut dipengaruhi oleh hubungan yang tidak harmonis dengan point guard Celtics, Rajon Rondo. Selain itu, Allen juga sakit hati setelah Celtics nyaris menukarnya ke Memphis Grizzlies pada Februari silam.


Via: Ray Allen Hijrah ke Heat

Guardiola di AS sampai Akhir Tahun


MADRID, KOMPAS.com - Josep Maria Orobitg, selaku agen Josep "Pep" Guardiola, membantah kliennya akan menangani tim nasional Rusia. Pernyataan Orobitg merupakan respons dari spekulasi yang berkembang di Rusia.

Menurut media-media Rusia, Guardiola akan terbang ke Rusia untuk bernegosiasi dengan Federasi Sepak Bola Rusia. Pemilik Spartak Moskwa Leonid Fedun dikabarkan siap membayar gaji pelatih tersukses dalam sejarah Barcelona tersebut jika melatih timnas.

Selain Rusia, Guardiola juga dikabarkan sedang didekati AC Milan. Bahkan. koran Spanyol, AS, mengklaim kedua pihak telah bernegosiasi.

"Pep tidak menerima tawaran dari Rusia. Saya tidak mengerti dari mana kabar ini," jelas Orobitg kepada Izvetia.

"Guardiola dan keluarganya berada di Amerika Serikat saat ini. Ia berencana tetap tinggal di sana sampai akhir tahun 2012," ungkap Orobitg. (STT)


Via: Guardiola di AS sampai Akhir Tahun

Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race


Silverstone - Rio Haryanto mengakhiri sesi kualifikasi GP2 Inggris di posisi ketujuh. Namun penalti yang diterimanya di GP2 Valencia lalu membuatnya harus memulai feature race di Silverstone dari urutan ke-12.

Di sesi kualifikasi yang digelar Jumat (6/7/2012) waktu setempat, Rio mencetak waktu tercepat ke-7, dengan catatan waktu 2 menit 3,398 detik. Ia lebih unggul 0.029 detik dari rekan steimnya, Max Chilton.

Sesi kualifikasi dan sesi latihan yang berlangsung dalam kondisi hujan deras mengharuskan seluruh peserta menggunakan ban tipe wet. Bagi Rio, kedua sesi di hari Jumat ini merupakan pengalaman pertamanya membalap mobil GP2 dalam kondisi hujan dan basah.

Hasil sesi kualifikasi yang sangat baik buat Rio, karena sesi tadi adalah pengalaman pertama buat Rio mengemudi mobil GP2 dalam kondisi basah," ujar Manajer Teknis, Piers Hunnisett, dalam rilis yang diterima oleh detikSport.

"Ia berhasil menjalankan sesi dengan tenang selama berlangsungnya sesi, meskipun dalam kondisi yang sangat sulit."

"Ia harus menjalankan penalti penurunan 5 posisi dalam start besok, yang mana seluruh orang di paddock merasa ia seharusnya tidak mendapatkan hukuman tersebut. Kami berharap ia bisa meraih finis dalam posisi 8 besar," harapnya.

Sementara itu, posisi start terdepan diraih oleh Fabio Leimer dari tim Racing Engineering, dengan waktu 2 menit 1,889 detik. Posisi kedua dan ketiga masing-masing ditempati oleh Johnny Cecotto dan Jolyon Palmer.



Via: Rio Haryanto Start ke-12 di Feature Race

Van Gaal Kembali Besut Belanda


AMSTERDAM, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Belanda (KNVB) resmi mengangkat Louis Van Gaal sebagai pelatih tim nasional, menggantikan Bert van Marwijk yang memutuskan mundur, 27 Juni lalu.

"KNVB mencapai kesepakatan dengan Louis van Gaal, di Noordwijk, pada Jumat (6/7/2012). Van Gaal akan menjadi pelatih dengan sasaran Piala Dunia 2014, terhitung 1 Agustus 2012," ujar KNVB

Marwijk mundur sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kegagalan Belanda lolos dari fase grup Piala Eropa 2012. Belanda mengakhiri fase Grup B sebagai penghuni dasar klasemen, dengan nilai nol.


Via: Van Gaal Kembali Besut Belanda

Pangeran Ali Ucapkan Selamat kepada Pesepakbola Putri


LONDON, KOMPAS.com - Wakil Presiden dan anggota komite eksekutif FIFA, Pangeran Ali Bin Al-Hussein, dari Yordania mengucapkan selamat kepada seluruh pemain sepak bola putri, karena FIFA telah mengizinkan penggunaan jilbab bagi para pesepakbola putri.

Langkah ini membuat sepak bola dapat dimainkan oleh para pemain putri Muslim, tanpa meninggalkan kewajiban mereka dalam memakai jilbab.

>"Untuk semua pemain putri di seluruh dunia, kami ucapkan selamat. Kami berharap dapat melihat penampilan kalian di lapangan. Sepak bola perempuan sedang bangkit, dan kami semua mengandalkan kalian. Kalian mendapatkan dukungan penuh dari kami," kata Pangeran Ali, Jumat (6/7/2012) di London.

Menurut Pangeran Ali, penghapusan larangan itu akan membuat sepak bola putri berkembang pesat di negara-negara berpenduduk mayoritas Islam.

PBB juga pernah melobi FIFA, untuk mengijinkan jilbab dipakai di arena sepak bola, sebagai bagian kampanye antidiskriminasi. Sebelumnya, jilbab dilarang dipakai dalam laga sepak bola oleh FIFA sejak 2007. Tim putri Iran yang memuncaki babak kualifikasi untuk olimpiade dihukum dengan kekalahan 0-3 dari Yordania, karena menolak melepaskan jilbab mereka. Hukuman itu memupus mimpi mereka untuk tampil di Olimpiade London. (Reuters/AP/ECA)


Via: Pangeran Ali Ucapkan Selamat kepada Pesepakbola Putri

Inter: Selamat Datang, Silvestre


MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan mengumumkan telah mendapatkan bek asal Argentina, Matias Silvestre (27) dari Palermo, dengan status pinjam selama satu musim atau hingga Juni 2013, Jumat (6/7/2012).

"Matias Silvestre kini adalah pemain Milan. Bek Argentina berusia 27 tahun itu bergabung dengan status pinjam," demikian pernyataan Inter.

Selain itu, Inter mengumumkan telah mengakhiri kerja sama dengan penyerang Diego Forlan, yang sebetulnya masih punya kontrak hingga 30 Juni 2013.

"Semua orang di Inter Milan mengucapkan semoga sukses kepada Forlan dalam perjalanan karier di masa mendatang," demikian pernyataan Inter.

Setelah mengakhiri kontrak dengan Inter, Forlan menandatangani kontrak berdurasi tiga musim dengan klub Brasil, Internacional.


Via: Inter: Selamat Datang, Silvestre

Kalahkan Djokovic, Federer Capai Final Kedelapan


London - Roger Federer sukses menundukkan Novak Djokovic di babak semifinal Wimbledon 2012. Kemenangan ini mengantarnya ke babak final Wimbledon untuk yang kedelapan kalinya.

Menghadapi Djokovic, Jumat (6/7/2012) malam WIB, Federer menang empat set.6-3 3-6 6-4 6-3 dalam waktu 1 jam 41 menit.

Final di tahun ini menjadi final kedelapan Federer di Wimbledon. Menurut catatan Infostrada, ini menjadi rekor baru. Federer melewati catatan yang diraih oleh Pete Sampras dan Boris Becker yang ke final sebanyak tujuh kali.

"Saya sangat gembira. Hari ini memainkan pertandingan yang luar biasa. Novak juga bermain sangat baik," sahut petenis asal Swiss itu seusai laga.

Di babak final, Federer akan menghadapi pemenang dari laga semifinal lainnya antara Andy Murray melawan Jo-Wilfried Tsonga. Jika mampu meraih gelar juara, maka Federer akan kembali menduduki rangking satu dunia.



Via: Kalahkan Djokovic, Federer Capai Final Kedelapan

Hamilton Catat Waktu Tercepat di Sesi Kedua


Silverstone - Lewis Hamilton jadi pebalap tercepat di sesi kedua. Catatan waktu yang diraih pebalap asal Inggris itu mengungguli Kamui Kobayashi dan Michael Schumacher yang ada di dua posisi di belakangnya.

Pada sesi yang berlangsung di Sirkuit Silverstone, Jumat (6/7/2012), Hamilton jadi yang tercepat usai menorehkan catatan waktu 1 menit dan 56,345 detik. Ia unggul 0,129 detik atas Kobayashi yang berada di belakangnya.

Sementara itu, Schumi menorehkan catatan waktu 1 menit dan 56,545 detik setelah melahap sembilan lap. Sedangkan Romain Grosjean, yang jadi pebalap tercepat di sesi pertama, berada di posisi 21 setelah hanya melahap satu lap.

Nico Rosberg dan Sergio Perez berada di posisi keempat dan kelima. Catatan waktu Rosberg tertinggal 0,222 detik di belakang Hamilton, sementara Perez terpaut 1,148 detik.

Sama seperti sesi pertama, sesi kedua juga berlangsung di tengah guyuran hujan dan trek basah.

Hasil Free Practice II GP Inggris

1. Lewis Hamilton (McLaren-Mercedes) 1:56.345
2. Kamui Kobayashi (Sauber-Ferrari) 1:56.474 + 0.129
3. Michael Schumacher (Mercedes) 1:56.545 + 0.200
4. Nico Rosberg (Mercedes) 1:56.567 + 0.222
5. Sergio Perez (Sauber-Ferrari) 1:57.493 + 1.148
6. Jenson Button (McLaren-Mercedes) 1:57.948 + 1.603
7. Heikki Kovalainen (Caterham-Renault) 1:58.580 + 2.235
8. Kimi Raikkonen (Lotus-Renault) 1:58.897 + 2.552
9. Nico Hulkenberg (Force India-Mercedes) 1:58.943 + 2.598
10. Fernando Alonso (Ferrari) 1:59.015 + 2.670
11. Paul di Resta (Force India-Mercedes) 1:59.429 + 3.084
12. Pastor Maldonado (Williams-Renault) 1:59.472 + 3.127
13. Sebastian Vettel (Red Bull-Renault) 1:59.476 + 3.131
14. Jean-Eric Vergne (Toro Rosso-Ferrari) 1:59.854 + 3.509
15. Felipe Massa (Ferrari) 2:00.565 + 4.220
16. Timo Glock (Marussia-Cosworth) 2:00.820 + 4.475
17. Bruno Senna (Williams-Renault) 2:01.099 + 4.754
18. Vitaly Petrov (Caterham-Renault) 2:01.348 + 5.003
19. Charles Pic (Marussia-Cosworth) 2:03.719 + 7.374
20. Narain Karthikeyan (HRT-Cosworth) 2:04.774 + 8.429
21. Romain Grosjean (Lotus-Renault)
22. Daniel Ricciardo (Toro Rosso-Ferrari)
23. Mark Webber (Red Bull-Renault)
24. Pedro de la Rosa (HRT-Cosworth)



Via: Hamilton Catat Waktu Tercepat di Sesi Kedua

Andik dan Pahabol Fit Lawan Timor Leste


PEKANBARU, KOMPAS.com - Tim nasional Indonesia U-22 akan tampil dengan skuad terbaik saat melakoni laga kedua babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, Sabtu (7/7/2012). Dua pemain kunci timnas, Andik Vermansyah dan Yoshua Pahabol akan tampil sejak menit awal dalam laga tersebut.

Andik dalam laga perdana melawan Australia sempat ditarik keluar pada menit ke-82, karena mengalami kram. Ia digantikan Yoshua Pahabol, yang sebelumnya juga sempat mengalami sakit gigi sebelum turnamen dimulai.

"Semua sudah tidak ada masalah. Andik kemarin sudah ditangani dan menurut tim medis kondisinya sudah pulih. Begitu pun dengan Pahabol, yang kemarin malam tidak dimainkan sejak menit awal, karena kondisinya tidak fit," ungkap pelatih timnas U-22, Aji Santoso, usai memimpin latihan timnas di Goal Futsal, Pekanbaru, Riau, Jumat (6/7/2012) malam.

Meski demikian, Aji enggan mengungkapkan siapa pemain yang akan menggantikan jika Pahabol dimainkan sejak menit awal. Siapa pun pemain tersebut, Aji tetap memberi apresiasi tinggi bagi anak asuhnya karena telah tampil sangat baik di laga perdana ketika melawan Australia.

"Nanti malam kita tentukan komposisi pemainnya. Tapi saya secara keseluruhan sangat mengapresiasi semua pemain yang notebannya mereka lahir tidak dari kompetisi dengan lawan yang bagus. Jadi saya harap mereka semua bisa menunjukan semangat sama saat melawan Australia kemarin," tegasnya.

Indonesia kini berada di peringkat lima klasemen sementara dengan poin nol setelah mengalami kekalahan 0-1 melawan Australia di laga perdana. Sementara, Timor Leste satu tingkat lebih baik karena unggul jumlah produktifitas gol.


Via: Andik dan Pahabol Fit Lawan Timor Leste

Tiga Nama "Hilang" dari Skuad Inter


MILAN, KOMPAS.com - Inter Milan sudah memastikan susunan pemainnya untuk berangkat ke pemusatan latihan di Pinzolo, Jumat (6/7/2012) pagi waktu Italia. Tiga nama kondang tak termasuk di dalamnya.

Dejan Stankovic, Julio Cesar, dan Diego Forlan tak tercantum dalam skuad "Il Biscione".

Posisi Cesar digantikan kiper baru Samir Handanovic yang dibeli dari Udinese. Sementara Stankovic sedang dalam pemulihann cedera dan sepertinya Inter ingin melegonya.

Di lain pihak, Forlan dalam negosiasi untuk memutuskan kontraknya demi beralih ke klub lain.

Handanovic sendiri akan bergabung dengan skuad pada Minggu (8/7/2012). Sehari berselang giliran Douglas Maico.

Pemain Jepang, Yuto Nagatomo, akan menyusul ke Pinzolo pada 10 Juli mendatang dan sepuluh hari kemudian adalah saat Wesley Sneijder bergabung dengan tim "I Nerazzurri".

"Semuanya bersemangat, senang untuk memulai lagi, dan berambisi meraih kesuksesan," tandas Presiden dan Pemilik Inter Massimo Moratti kepada Football Italia.

Skuad Inter Pertama untuk Pemusatan Latihan di Pinzolo
Kiper:
Francesco Bardi, Vid Belec, Luca Castellazzi

Bek: Matteo Bianchetti, Cristian Chivu, Jonathan, Ibrahima Mbaye, Andrea Ranocchia, Walter Samuel, Matias Silvestre, Javier Zanetti

Gelandang: Ricardo Alvarez, Marco Benassi, Esteban Cambiasso, Alfred Duncan, Fredy Guarin, Joel Obi, Andrea Romano

Striker: Luc Castaignos, Philippe Coutinho, Luca Garritano, Marko Livaja, Samuele Longo, Diego Milito, Rodrigo Palacio, Giampaolo Pazzini


Via: Tiga Nama "Hilang" dari Skuad Inter

Batal Pindah, Vertonghen Berharap Masih Diterima Ajax


AMSTERDAM, KOMPAS.com - Pemain belakang Ajax Amsterdam, Jan Vertonghen membatalkan niatnya pindah ke Tottenham Hotspur. Ia pun kembali ke Ajax untuk melakukan latihan pramusim dan berharap masih diterima klubnya dengan lapang dada.

Seperti dituturkan agen Vertonghen, Nakhli Mondial, saat ini kliennya malah sedang bernegosiasi untuk perpanjangan kontraknya bersama Ajax, bukan berdiskusi dengan petinggi "Spurs".

"Kami bertemu dengan pihak Ajax pagi ini dan telah sepakat. Kami berharap kedua pihak dapat saling mengerti," ujarnya, Jumat (6/7/2012).

Kontrak bek Belgia itu akan habis pada musim panas 2013 dan status Vertonghen akan bebas transfer pada tahun depan. Manajemen "De Amsterdammers" sebenarnya menunggu jika ambisi Vertonghen pindah ke "Spurs" menjadi kenyataan. Namun, ternyata tidak kesampaian dan ujung-ujungnya malah ingin memperpanjang kontrak dengan Jawara Eredivisie 2012 itu.


Via: Batal Pindah, Vertonghen Berharap Masih Diterima Ajax

Thursday, July 5, 2012

Milan Tak Tutup Mata pada Pemain Muda Indonesia


JAKARTA, KOMPAS.com - Jika memang menemukan pemain muda berbakat, AC Milan tak akan menahan diri untuk membawa anak dan remaja Indonesia untuk dilatih di San Siro. Presiden Asia Sports Development, Alan Solowiejczak, menjelaskan peluang para pemain dari Indonesia untuk "dicomot" AC Milan Academy terbuka lebar.

"Tidak ada yang mustahil. Milan Academy tentu takkan tutup mata jika ada pemain muda berbakat. Jadi, bila para pemain bisa menampilkan permainan yang hebat, bisa saja salah satu dari mereka diambil Milan untuk bergabung ke akademinya," ungkapnya di sela seleksi Milan Junior Camp 2012 di Lapangan Pertamina Simprug, Jakarta, Jumat (6/7/2012).

Sebanyak 50 pemain berusia 13-16 tahun mengikuti proses seleksi Milan Junior Camp 2012 untuk mewakili Indonesia All Star Challenge di Intesa Sanpaolo yang berlangsung di Milan, Italia. Di Milan, 18 orang yang terpilih berkesempatan mengikuti kompetisi dan juga pelatihan singkat. Namun, pemain berbakat berpeluang untuk terus dilatih di akademi Milan.

Sementara itu, mereka yang gagal di tahap seleksi ini namun memiliki potensi tetap memiliki peluang berlatih sepak bola melalui program beasiswa Pertamina Soccer School untuk 24 pemain muda potensial.


Via: Milan Tak Tutup Mata pada Pemain Muda Indonesia

Pelatih Akademi Milan Pimpin Seleksi di Jakarta


JAKARTA, KOMPAS.com - Proses seleksi pencarian pemain untuk menjadi wakil Indonesia All Star Challenge di kejuaraan Intesa Sanpaolo tengah berlangsung. Sebanyak 50 pemain berusia 13-15 tahun menjalani proses seleksi Milan Junior Camp 2012 di Lapangan Pertamina Simprug, Jakarta, 2-15 Juli 2012.

Dua pelatih asal AC Milan Academy, Mario Marozzi dan Palmerio Sortino, sebagai pelatih kepala didatangkan langsung untuk memimpin proses seleksi ini. Para pelatih ini akan dibantu oleh staf-staf pelatih yang diambil dari Universitas Negeri Jakarta.

Kedua pelatih tersebut, nantinya, akan memilih 18 pemain terbaik untuk mendapat kesempatan bergabung dengan Indonesia All Star Challenge yang akan diberangkatkan ke Milan, Italia. Selama di Milan, mereka yang terpilih bakal mengikuti program Milan Junior Camp Day, termasuk berlaga di kejuaraan Intesa Sanpaolo melawan Milan Junior Camp dari 30 negara lain di seluruh dunia.

Wakil dari Indonesia merupakan juara bertahan kejuaraan ini dalam dua tahun terakhir. Selain berlaga di Intesa Sanpaolo, para pemain dari Tanah Air mendapat kesempatan untuk melakukan uji coba kontra AC Milan Academy. Setelah itu, mereka juga akan menyaksikan langsung salah satu pertandingan "I Rossoneri" di Stadion San Siro.


Via: Pelatih Akademi Milan Pimpin Seleksi di Jakarta

Chelsea Batal Bangun Stadion Baru


London - Rencana Chelsea membuat stadion baru urung terlaksana. The Blues kalah memberikan penawaran dalam sebuah lelang yang dilakukan terhadap lokasi yang akan dijadikan markas baru mereka.

Chelsea tadinya memproyeksikan membangun stadion baru di Battersea Power Station. Itu adalah sebuah stasiun pembangkit listirk bertenaga batu bara yang sudah lama tak berfungsi.

Memiliki luas 158 hektar dan berada di tepi Sungai Thames, Chelsea menganggap Battersea Power Station sebagai pilihan tepat sebagai pengganti Stamford Bridge, yang kapasitasnya dirasa sudah tak mencukupi. Rencananya, The Blues akan membangun stadion baru dengan kapasitas 60.000 tempat duduk disana.

Tetapi hal tersebut tak jadi kenyataan. Setelah melakukan negosiasi alot selama 28 hari, pihak Chelsea harus rela kalah bersaing dengan beberapa perusahaan asal Malaysia yang berhasil membeli Battersea Power Station dalam sebuah lelang dengan dana sebesar 400 juta Euro atau sekitar Rp 4,6 triliun.

Beberapa perusaahan Malaysia tersebut rencananya akan membangun sekitar 3.500 rumah dan perkantoran di Battersea Power Station.

"Chelsea Football Club mendapat informasi bahwa pihak Battersea Power Station telah melakukan perjanjian eksklusif dengan pihak lain."

"Kami kecewa tidak terpilih sebagai pemenang lelang untuk Battersea Power Station, karena kami yakin kami dapat membuat sebuah stadion megah yang dapat bermanfaat bagi masyarakat Wandsworth dan London pada umumnya," demikian pernyataan The Blues di situs resminya.



Via: Chelsea Batal Bangun Stadion Baru

Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi


LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, memberi ultimatum keras kepada para pemainnya. Musim ini, mereka harus berjuang untuk lolos ke Liga Champions. Jika tak punya semangat atau keyakinan ke sana, dia mempersilakan pemain tersebut pergi.

Pada pertemuan resmi pertamanya dengan para pemain, Rodgers menekankan bahwa Liverpool harus berjuang keras musim ini. target utamanya lolos ke Liga Champions.

"Anda hanya bisa menjual mimpi ke depan. Banyak sekali nostalgia mengenai klub ini. Tapi, sangat penting ditekankan, kami harus menyadari bahwa ini tahun 2012 dan kami tak tampil di Liga Champions," jelas Rodgers kepada Sky Sports News.

"Para pemain top bermain di level tertingginya. Steven Gerrard ingin bermain di level itu (Liga Champions), demikian juga dengan Jamie Carragher. Mereka pemain yang sudah pernah memenangkan trofi itu. Pada tahun-tahun mendatang, kami akan langsung menyasarnya. Jika itu tak cukup buat pemain, maka ia boleh pergi. Sesederhana itu," tegas pelatih asal Irlandia Utara ini.

Rodgers sempat dipusingkan oleh isu bahwa striker Luis Suarez akan pergi. Paris Saint-Germain merupakan klub yang paling sering dihubungkan dengan Suarez. Namun, Rodgers menjamin bahwa striker asal Uruguay itu akan tetap bertahan.

"Fokus tetap ke masa depan. Apa yang saya yakini adalah, ia bisa membawa pengaruh ke dalam cara bermain kami. Ia fantastis dan sangat terbuka. Saya kira ia terkesan dengan bagaimana kami bermain di musim lalu," ujarnya.


Via: Rodgers: Tak Pikirkan Liga Champions, Silakan Pergi

Teknologi Garis Gawang Siap Dipakai


ZURICH, KOMPAS.com - Polemik soal penggunaan teknologi garis gawang memasuki babak baru. Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) menyetujui penggunaan teknologi ini.

Sekretaris Jenderal FIFA, Jerome Valcke, mengumumkan penggunaan teknologi garis gawang bisa mulai dipakai di ajang Piala Dunia Antarklub pada Desember 2012. Lalu. penggunaan teknologi ini akan disempurnakan pada Piala Konfederasi 2013. Sehingga, pada 2014, teknologi garis gawang bisa sempurna dipakai di Piala Dunia Brasil.

Rapat yang dihadiri oleh Presiden FIFA, Sepp Blatter, ini memutuskan teknologi garis gawang sudah bisa mulai diterapkan. Penelitian selama sembilan bulan oleh EMPA (Federasi Laboratorium Peralatan Iptek Swiss) menghasilkan dua teknologi yang bisa menjadi alat pemantau bola telah melewati garis gawang atau belum. Dua teknologi itu adalah GoalRef dan Hawk-Eye. Kedua teknologi ini bisa dipakai bersamaan atau dipilih salah satunya saja yang paling efektif.

Ide penggunaan teknologi ini sebenarnya sudah lama muncul. Namun, kemunculannya langsung disambut pro dan kontra. Presiden Uni Sepak Bola Eropa (UEFA), Michel Platini, termasuk yang menentangnya. Menurutnya, wasit tambahan di dekat gawang sudah cukup.

Faktanya, pada Piala Eropa 2012 masih terjadi "gol teranulir" yang dicetak pemain Ukraina, Marco Devic. Bola hasil tendangannya terekam kamera telah melewati garis gawang, namun asisten wasit dan hakim garis tidak cermat melihatnya dan tak mengesahkan gol itu karena bola cepat-cepat dihalau bek Inggris, John Terry. Maka, Sepp Blatter menegaskan, teknologi garis gawang adalah sebuah keharusan dan harus segera diimplementasikan.

Penggunaan teknologi ini nantinya mutlak hanya pada garis gawang saja. Tidak merambat ke area lain di lapangan. Selain teknologi garis gawang, yang menjadi bahasan dalam rapat itu adalah penggunaan hijab (jilbab). Sebelumnya ada larangan bagi pemain wanita yang menggunakan hijab. Larangan itu kini dicabut.

"Isu masalah kesehatan dan keamanan terkait penggunaan hijab telah dicabut. Artinya, kini pemain bisa dengan bebas menggunakannya," ujar Jerome Valcke pada Konferensi pers, Kamis (5/7/2012).


Via: Teknologi Garis Gawang Siap Dipakai

Australia Puji Andik Cs


PEKANBARU, KOMPAS.com - Pelatih tim nasional U-22 Australia, Paul Okon, mengaku puas dengan kemenangan atas Indonesia di laga perdana kualifikasi Piala Asia Grup E di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (5/7/2012). Menurut pelatih berusia 40 tahun ini, permainan anak asuhnya sudah sangat baik dalam laga yang berakhir 1-0 tersebut. Meski begitu, Indonesia juga bermain bagus.

Gol semata wayang skuad "The Socceroos" dicetak penyerang Anthony Proira di penghujung babak pertama. Dengan hasil itu, Australia berada di peringkat dua klasemen sementara, hanya kalah selisih gol dari Jepang di puncak.

"Kami senang tim mampu beradaptasi dengan baik, karena di Australia sedang musim dingin. Permainan kami sudah baik secara keseluruhan. Saya harap penampilan ini bisa tetap ditampilkan hingga kualifikasi selesai," ujar Okon saat jumpa pers di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis malam.

Meski demikian, Okon tetap mengapresiasi semangat tinggi skuad "Garuda Muda" dalam laga tersebut. Secara khusus ia memberikan pujian kepada kapten timnas Indonesia, Andik Vermansyah, yang bermain cukup baik. "Dia (Andik) pemain yang sangat luar biasa. Tetapi, di samping itu, kami akan terus mengevaluasi tim kami sendiri agar lebih fokus di laga-laga berikutnya," ucap Okon.


Via: Australia Puji Andik Cs

McLaren Yakin Sukses di Silverstone


Milton Keynes - Seri kesembilan F1 musim ini akan dihelat di Sirkuit Silverstone, Inggris, akhir pekan ini. Kubu McLaren menyebut bahwa mereka punya kans cukup bagus di sirkuit itu.

Terakhir kali pebalap McLaren leluar sebagai juara adalah ketika balapan GP Kanada beberapa pekan silam. Ketika itu, Lewis Hamilton sukses keluar sebagai juara dengan mengungguli Romain Grosjean dan Sergio Perez.

Sedangkan balapan terakhir, pada GP Eropa di sirkuit jalanan Valencia, dimenangi oleh Fernando Alonso.

McLaren bertekad untuk memenangi balapan akhir pekan ini, Minggu (8/7/2012), di Silverstone. Namun, Direktur Sport McLaren, Sam Michael, menyebut bahwa usaha mereka tak akan mudah.

Ia menyebut bahwa Red Bull bakal tetap menjadi lawan sulit, meski McLaren dinilainya cocok dengan karakter sirkuit.

"Secara tradisi, kami memang tidak bagus di Valencia. Tapi, jika Anda melihat Silverstone akhir pekan ini, itu jelas lebih cocok dengan kekuatan mobil McLaren," ujar Michael di Autosport.

"Biar bagaimanapun, mereka
Via: McLaren Yakin Sukses di Silverstone

Berita Foto: "Meet and Greet" Cesc Fabregas


JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu geladang tengah Barcelona, Cesc Fabregas, kembali mengunjungi Indonesia. Kedatangannya disambut antusias oleh para fans Barcelona di Indonesia. Mengunakan kostum dan menyanyikan lagu-lagu yang sering dinyanyikan oleh suporter Barcelona mereka menyambut Fabregas.

Setelah jumpa pers, Cesc Fabregas menyempatkan diri untuk bermain futsal bersama anak-anak yang hadir dalam acara yang digelar Biskuat bertajuk "Rahasia Energi Sang Juara" di Britama Sport Mall Kelapa Gading, Kamis (5/7/2012).

Selain itu panita mengadakan lelang yang hasilnya akan disumbangkan dalam kegiatan sosial perusahaan (CSR) PT Kraft Indonesia. Barang yang dilelang adalah sepatu milik Fabregas yang akan dipakai pada pertandingan persahabatan tim Fabregas and Friends melawan Indonesia Selection, Kamis malam di Stadion Gelora Bung Karno.

Dalam lelang tersebut, pasangan Donna Agnesia dan Darius Sinathrya menjadi pemenang dan berhak atas sepatu tersebut dengan menawar seharga Rp 21 juta.


Via: Berita Foto: "Meet and Greet" Cesc Fabregas

Susunan Pemain Indonesia Vs Australia


PEKANBARU, KOMPAS.com - Berikut susunan pemain Indonesia dan Australia yang akan saling berhadapan dalam babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22 di Stadion Utama Riau, Pekanbaru, Kamis (5/7/2012).

Indonesia: 45-Aji Saka (kiper), 3-Dany Saputra, 4-Syaiful Indra Cahya, 5-Nurmufid, 9-Hendra Adi Bayauw, 10-Andik Vermansyah (kapten), 14-Rasyid, 18-Agung Supriyanto, 25-Agus Nova, 31-Syahroni, 47-Fandi Eko Utomo

Cadangan: 1-Muhammad Ridwan, 36-Novrianto, 44-Dima Ragil Satria Rakasiwi, 6-Dio, 13-Kurniawan, 15-Mustaid Billah, 21-Yoshua Pahabol, 8-Ridwan Awaludin, 27-Achmad Faris, 28-Safrudin Tahar, 30-Teguh Wahyu, 44-Bima Ragil Satria Ragil Rakasiwi
Pelatih: Aji Santoso

Australia: 18-Nicholas Munro (kiper), 2-Joshua Brilliante, 3-Connor Edward Chapman, 5-Corey Edward Brown, 6-Reece Caira, 16-Giancarlo Gallifuoco, 11-Jesse David Makarounas, 8-Jake Barker-Daish, 42-Benjamin Garuccio, 14-Anthony Proia, 18-Nicholas Munro, 10-Terry Antonis (kapten)

Cadangan: 12-Aaron Lenox, 15-Nick Fitzgerald, 17-Mitch Cooper, 21-Brandon O'Neill, 23-Yianni Jonathon Perkatis, 41-Riley Paul Woodcock, 43-Luke Anthony O'Dea, 13-Daniel Petkovski, 19-Jason Geria, 20-James Donachie, 39-David Vrankovic
Pelatih: Paul Okon

Wasit: Tai Han (China)


Via: Susunan Pemain Indonesia Vs Australia

Pele: Brasil '70 akan Kalahkan Spanyol Sekarang


SAO PAULO, KOMPAS.com - Bomber legendaris Brasil, Pele, menyebut skuad Spanyol saat ini adalah salah satu yang terbaik sepanjang sejarah sepak bola. Menyamai tim "Samba" zaman dulu.

"Tim Spanyol saat ini adalah yang terbaik di dunia. Sama dengan Brasil yang memenangi Piala Dunia 1958, 1962, dan 1970," kata Pele yang dilansir Marca.

Pernyataan pria bernama lengkap Edson Arantes Do Nascimento itu diungkap jelang leg kedua final Piala Libertadores antara klub Brasil, Corinthians, versus tim Argentina, Boca Juniors.

"Jika saya masih dapat bermain, Brasil '70 akan mengalahkan Spanyol saat ini. Itu pasti," lanjut Pele sembari terbahak.

Menurutnya, setiap masa memiliki generasinya dan Brasil '70 sudah diakui FIFA sebagai skuad terbaik sepanjang sejarah.

"Menurut saya, Brasil '70 memiliki kemampuan per individu lebih lengkap dan itu yang membedakan dari Spanyol saat ini. Siapa pemain dengan skill terbaik di tim Spanyol? Xavi (Hernandez) dan (Andres) Iniesta. Sebuah tim tak dapat menggantungkan peluangnya kepada 1-2 pemain," lanjut mantan bomber berjuluk "O Rei".

Pele melihat kejayaan Brasil '70 adalah hasil kumpulan individu bertalenta yang solid dan kompak.

"Permainannya sama dengan yang dilihat saat ini dalam tim Spanyol. Indah, menghibur, dan sebuah kegembiraan tersendiri jika melihat permainan Spanyol," tandasnya.


Via: Pele: Brasil '70 akan Kalahkan Spanyol Sekarang

Hujan Kartu Kuning, Arema Permalukan Persema 4-0


MALANG, KOMPAS.com - Laga Derbi Malang, antara Arema Indonesia melawan Persema dalam laga lanjutan Indonesian Premier League (IPL), di Stadion Gajayana, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (4/7/2012) malam, dihujani kartu kuning. Total 11 kartu kuning dikeluarkan Wasit Suprapto. Dalam laga tersebut, Arema berhasil permalukan tim saudara tuanya, Persema 4-0.

Sejak menit awal, kedua tim saling serang. Terbukti, di menit kedua, sundulan M Kamri, hampir membuat Persema unggul. Untungnya, masih dapat diantisipasi pemain belakang Arema.

Permainan pun mulai berjalan bertensi tinggi. Pertandingan baru memasuki menit ke-5, kiper Persema, Sukasto Efendi, harus mendapatkan kartu kuning setelah menangkap bola di luar kotak penalti. Akibatnya, pada menit ke 7, Pelatih Slave Radovski langsung mengganti Sukasto dengan kiper ketiga Persema, Ruhanda.

Tim berjuluk "Singo Edan" baru memiliki peluang pada menit ke-16, lewat tembakan keras Musafri, namun masih dapat diantisipasi kiper baru Persema, Ruhanda.

Wasit Suprapto kembali mencabut kartu kuning pada menit ke-20 untuk pemain Persema, Emile Mbamba, akibat melanggar Andrew Barisic. Berselang dua menit, giliran Hermawan yang mendapat kartu kuning, karena mengasari Agung Dwi. Tak lama setelah itu, Ngon Mamoun juga diganjar kartu kuning.

Baru pada menit ke-26, Arema berhasil membukukan gol cantik lewat tandukan Roman Chmelo dengan memanfaatkan umpan Musafri.

Tujuh menit kemudian, Musafri berhasil menggandakan keungguluan menjadi 2-0 hingga turun minum.

Saat babak kedua baru berjalan semenit, Ahmad Amiruddin sudah memperbesar keunggulan Arema. Jebakan offside dan kiper Persema berhasil ditaklukkannya.

Tertinggal 3-0, Pemain Persema terlihat bermain kasar. Berturut-turut, wasit mengganjar kartu kuning Reza Mustofa (menit ke-50), Agung Dwi (54), dan Kim Kurniawan (59).

Sepanjang babak kedua, Persema terlihat tak berpeluang mengejar ketertinggalan. Walau pelatih Slave Radovski memasukkan Joko Prayitno dan menggantikan Agung Dwi, Persema masih menemui jalan buntu untuk membobol jala tim "Singo Edan".

Malah pada menit ke-73, Ahmad Amiruddin kembali mencetak gol untuk Arema, setelah memperoleh umpan cantik dari TA Musyafri. Skor menjadi 4-0.

Sementara, Persema yang tak kunjung mencetak gol, malah kembali mendapat ganjaran kartu kuning. Kali ini, giliran Kasan Soleh setelah melanggar Marko Krasic.

Pada menit ke-89, tim kesayangan Ngalamania itu harus bermain dengan sepuluh pemain, setelah Kim Kurniawan mendapat kartu merah pasca melanggar Eka Hera.

Persema total mengoleksi delapan kartu kuning plus satu kartu merah. Sementara Arema membukukan 3 kartu kuning.

Hingga wasit meniup peluit panjang, skor akhir tetap 4-0 untuk keunggulan Arema Indonesia.

Susunan Pemain:

Arema Indonesia: Dennis Romanovs (GK), Faris Bagus Dinata, Saddam Hi Tenang, Gunawan Dwi Cahyo, Hermawan, Legimin Raharjo (c), Marko Krasic, Roman Chmelo, Musafri, Ahmad Amiruddin, Andrew Barisic

Persema Malang: Sukasto Effendi (GK), Kasan Soleh, Nehemia, Leonard Tupamahu, Dennis Kacanovs, Agung Dwi, Kim Kurniawan, Ngon Mamoun, M Kamri, Reza Mustofa, Emile Mbamba.


Via: Hujan Kartu Kuning, Arema Permalukan Persema 4-0

Wednesday, July 4, 2012

Dua Laga Berjalan Timpang


BERNE, KOMPAS.com - Musim kompetisi baru sepak bola Eropa dimulai kembali, Selasa (3/7), atau kurang dari 48 jam setelah berakhirnya Piala Eropa 2012 yang dimenangi Spanyol.

Tiga pertandingan putaran pertama babak kualifikasi pertama Liga Champions Eropa digelar dengan hasil kurang menggembirakan. Sebanyak dua dari empat laga yang dimainkan berakhir dengan skor telak alias berjalan dengan tidak imbang.

Pada pertandingan klub Valetta (Malta) melawan klub Lusitans (Andorra), kapten Malta, Michael Mifsud, menunjukkan penampilan yang luar biasa dengan mencetak empat gol. Valetta pun menghancurkan Lusitans dengan skor telak 8-0.

Lusitans, yang memenangi Liga Andorra untuk pertama kalinya pada musim lalu, langsung terlihat kesulitan mengatasi lawannya setelah Jonathan Caruana membuat Valetta unggul hanya empat menit setelah kick off. Setelah itu gol terus menghujani Lusitans tanpa ampun dengan gol-gol tambahan dari Mifsud, Jhonattan, dan Edmond Agius.

Pada pertandingan lainnya, klub FC Dudelange (Luksemburg) juga menggilas klub Tre Penne (San Marino) dengan skor telak 7-0. Sofian Benzouien dan Aurelien Joachim sama-sama mencetak dua gol untuk Dudelange yang telah menjadi juara liga domestik selama 10 kali dalam 13 musim terakhir.

Di pertandingan lain, klub Irlandia Utara, Linfield, dipaksa bermain imbang tanpa gol oleh kesebelasan B36 Torshavn dari Kepulauan Faroe. Klub Portadown dari Irlandia Utara juga bermain kacamata, 0-0, dengan klub Shkendija, Macedonia.

Liga Champions Eropa akan berlangsung selama 10 bulan dengan empat babak kualifikasi, sebuah babak grup dan tiga lagi babak knock out, sebelum pertandingan final pada 25 Mei 2013 di Stadion Wembley, London.

Target Mourinho

Pada musim kompetisi Liga Champions 2012-2013, Pelatih Real Madrid Jose Mourinho pun menegaskan targetnya untuk mengangkat trofi Liga Champions bersama Real.

Pada musim lalu, Mourinho membawa Real memenangi gelar La Liga, pertama kalinya dalam empat tahun terakhir, setelah menghentikan Barcelona.

Pelatih asal Portugal tersebut sebelumnya dua kali memenangi Liga Champions, yaitu bersama Porto pada 2004 dan Inter Milan tahun 2010.

Saya ingin memenangi Liga Champions dengan tiga tim berbeda. Sekarang Real Madrid telah memenangi liga, sasaran untuk musim berikutnya adalah memenangi Liga Champions, ujar pelatih berjulukan Special One tersebut.

Pada musim 2011-2012, Real tersungkur pada babak semifinal untuk kedua kalinya sejak Mourinho mengambil komando. Meski demikian, mantan bos Chelsea itu melihat kemenangan di Liga Champions sudah berada di depan mata.

Mourinho membantah spekulasi mengenai kemungkinan dirinya menukangi tim nasional Portugal. Keberhasilan Portugal lolos ke semifinal memunculkan tuntutan luas di kalangan warga Portugal agar timnas mereka ditangani pelatih yang memiliki kemampuan lebih tinggi.

Saya tidak yakin bisa menangani sebuah tim nasional yang hanya bertanding setiap dua bulan dan turnamen resmi setiap dua tahun. Saya membutuhkan tekanan, menghadapi dua sampai tiga pertandingan setiap pekan, ujarnya.

Dalam ajang Piala Eropa 2012, sejumlah pemain Real menjadi tulang punggung kesebelasan Spanyol, antara lain kiper Iker Casillas, bek Sergio Ramos, dan pemain tengah Xabi Alonso.

Striker Real, Cristiano Ronaldo, pun cukup bersinar bersama Pepe dan Fabio Coentrao di tim Portugal. (Reuters/OKI)


Via: Dua Laga Berjalan Timpang

"Catenaccio" Telah Mati


SELAMA perhelatan Piala Eropa 2012, dan juga kompetisi sepak bola besar lainnya, selalu saja catenaccio disebut-sebut. Setiap ada tim yang bermain dengan fokus bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut sepak bola catenaccio.

Pada Piala Eropa 2012 lalu, Italia sebagai negara yang identik dengan catenaccio justru disebut mulai meninggalkan sepak bola bertahan itu. Bahkan, Inggris yang kemudian dituduh mengadopsi catenaccio.

Padahal, catenaccio murni sebenarnya sudah lama mati. Bahkan, tim-tim Italia yang dianggap gemar catenaccio sudah lama tak menggunakannya.

Catenaccio sebenarnya bukan dari Italia. Ide awalnya justru datang dari pelatih Austria, Karl Rappan. Dia memasang satu bek di belakang lini pertahanan, tepatnya di belakang dua bek tengah dan di depan kiper. Tugasnya menjamin keamanan. Jika lini belakang gagal menahan lawan, maka dia bisa menjadi penyapu terakhir sebelum kiper. Bek tambahan ini yang kemudian disebut sweeper atau penyapu. Rappan menyebut sistem ini dengan nama verrou atau gerendel.

Lalu, gaya sepak bola ini kemudian populer di Italia, setelah pelatih Nereo Rocco mengadopsinya. Dia memodifikasi sweeper dengan libero. Bedanya, jika sweeper khusus menunggu lawan lepas atau menjadi defender terakhir. Libero juga demikian, tapi dia diberi kebebasan bergerak. Dengan tugas utama membantu pertahanan, tapi dia juga diberi tugas menjadi playmaker kedua.

Sistem ini kemudian diperhalus oleh pelatih asal Argentina, Helenio Herrera, saat menangani Inter Milan pada era 1960-an. Rocco sukses bersama Milan degan juara Piala Champions (sekarang Liga Champions) musim 1962-63. Sedangkan Herrera sukses bersama Inter dengan menjuarai Piala Champions musim 1963-64 dan 1964-65.

Salah satu kunci dan ciri khas catenaccio adalah penggunaan man marking. Pemain lawan akan ditempel ketat dan sedekat mungkin. Tugas penempelan pemain lawan ini biasanya dilakukan bek tengah, bek sayap, dan gelandang bertahan.

Berbagai variasi catenaccio memang muncul. Tetapi, filosofinya, permainan defensif ini untuk mempertahankan keunggulan atau menghindari kemasukan gol. Juventus dengan bintangnya John Charles pernah memakai catenaccio juga. Setelah menjadi striker utama, tiba-tiba Charles turun menjadi bek tengah.

Lalu, memasuki era 1970-an, muncul Ajax Amsterdam yang begitu superior dengan permainan menyerangnya. Di bawah pelatih Rinus Michels, Ajax juara Piala Champions 1970-71, mengalahkan Panathinaikos 2-0. Saat itu, Ajax mengusung sepak bola total (total football) yang antitesis terhadap permainan bertahan. Ajax bermain sangat menyerang dan bahkan serangan tak hanya diandalkan pada lini depan, tetapi juga bisa lini tengah, bahkan defender. Sehingga, sepak bola man marking gaya catenaccio akan kesulitan membuat skala prioritas siapa saja yang harus ditempel ketat karena semua pemain bisa menyerang dalam total football.

Setahun kemudian, musim 1971-72, Ajax tak hanya mempertahankan Piala Champions. Tetapi, mereka juga menaklukkan catenaccio. Ajax yang bermain menyerang, menghajar Inter Milan 2-0 di final. Dua gol dicetak Johan Cruyff yang menjadi master permainan menyerang Ajax. Semusim kemudian, giliran Juventus yang dikalahkan Ajax di final Piala Champions. Di babak sebelumnya, AC Milan yang bermain bertahan dibantai Ajax 6-0.

Sepak bola menyerang total telah lahir dan juga mengandalkan zonal marking. Sejak saat itu, catenaccio murni yang bertahan dan mengandalkan man marking dianggap sekarat, kemudian mati perlahan. Kalaupun ada tim yang bermain bertahan, bukan berarti menerapkan catenaccio.

Catenaccio murni sudah kehilangan konteksnya di sepak bola modern. Apalagi setelah peraturan offside muncul dan lebih longgar bagi tim penyerang, maka catenaccio murni sudah tak cocok lagi, bahkan terasa riskan.

Memang, permainan bertahan tak mati. Bedanya, pemain gerendel (sweeper atau libero) tak digunakan lagi karena terbukti ketinggalan zaman. Lalu, muncullah zona mista. Sistem ini menggabungkan zonal marking dengan catenaccio yang mengandalkan man marking.

Di sistem zona mista, taktik bertahan adalah zonal marking. Namun, libero tetap dipertahankan untuk menempel (man marking) pemain paling berbahaya. Tim-tim Italia kemudian banyak yang menggunakan sistem ini dan mereka sukses di tingkat klub maupun timnas (juara Piala Dunia 1982). Enzo Bearzot merupakan tokoh sistem ini. Dan, sistem ini kemudian juga dikenal dengan Italian defense atau pertahanan gaya Italia.

Lalu, Arrigo Sacchi menjadi pelatih AC Milan (1987-1991). Dia memperkenalkan sepak bola indah dan menyerang dengan mengandalkan trio Belanda (Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten). Perlahan-lahan, tim sepak bola Italia meninggalkan catenaccio secara total.

Meski begitu, kata catenaccio masih sering dipakai dalam dunia sepak bola. Setiap tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik selalu disebut catenaccio. Padahal, hampir sudah tak ada tim yang menggunakan sweeper atau bahkan libero. Kalaupun ada, bukan berarti sistem permainannya catenaccio.

Tim yang kalah kualitas biasanya memang akan menerapkan permainan bertahan dan menerapkan serangan balik. Itu sudah wajar. Tetapi, kini masih sering terdengar latah soal catenaccio. Setiap tim yang bermain bertahan selalu dinilai menerapkan catenaccio. Padahal, bertahan tidak harus catenaccio. Sebab, bertahan itu adalah iktikad, rencana, dan strategi, bukan sistem. Dengan sistem apa pun, tim bisa bermain bertahan jika memang niatnya bertahan.

Memang, roh catenaccio terkadang merasuki tim-tim yang bermain bertahan. Seperti kala Jose Mourinho menyuruh Pepe menempel ketat Lionel Messi kala Real Madrid melawan Barcelona. Namun, Madrid sebenarnya tak sedang menerapkan catenaccio. Sebab, catenaccio murni sebenarnya sudah mati.


Via: "Catenaccio" Telah Mati

Catenaccio Telah Mati


SELAMA perhelatan Piala Eropa 2012, dan juga kompetisi sepak bola besar lainnya, selalu saja Catenaccio disebut-sebut. Setiap ada tim yang bermain dengan fokus bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut sepak bola Catenaccio.

Pada Piala Eropa 2012 lalu, Italia sebagai negara yang identik dengan Catenaccio, justru disebut mulai meninggalkan sepak bola bertahan itu. Bahkan, Inggris yang kemudian dituduh mengadopsi Catenaccio.

Padahal, Catenaccio murni sebenarnya sudah lama mati. Bahkan, tim-tim Italia yang dianggap gemar Catenaccio sudah lama tak menggunakannya.

Catenaccio sebenarnya bukan dari Italia. Ide awalnya justru datang dari pelatih Austria, Karl Rappan. Dia memasang satu bek di belakang lini pertahanan, tepatnya di belakang dua bek tengah dan di depan kiper. Tugasnya menjamin keamanan. Jika lini belakang gagal menahan lawan, maka dia bisa menjadi penyapu terakhir sebelum kiper. Bek tambahan ini yang kemudian disebut sweeper atau penyapu. Rappan menyebut sistem ini dengan nama Verrou atau gerendel.

Lalu, gaya sepak bola ini kemudian populer di Italia, setelah pelatih Nereo Rocco mengadopsinya. Dia memodifikasi sweeper dengan libero. Bedanya, jika sweeper khusus menunggu lawan lepas atau menjadi defender terakhir. Libero juga demikian, tapi dia diberi kebebasan bergerak. Dengan tugas utama membantu pertahanan, tapi dia juga diberi tugas menjadi playmaker kedua.

Sistem ini kemudian diperhalus oleh pelatih asal Argentina, Helenio Herrera saat menangani Inter Milan pada era 1960-an. Rocco sukses bersama Milan degan juara Piala Champions (sekarang Liga Champions) musim 1962-63. Sedangkan Herrera sukses bersama Inter dengan menjuarai Piala Champions musim 1963-64 dan 1964-65.

Salah satu kunci dan ciri khas Catenaccio adalah penggunaan man marking. Pemain lawan akan ditempel ketat dan sedekat mungkin. Tugas penempelan pemain lawan ini biasanya dilakukan bek tengah, bek sayap, dan gelandang bertahan.

Berbagai variasi Catenaccio memang muncul. Tapi, filosofinya, permainan defensif ini untuk mempertahankan keunggulan atau menghindari kemasukan gol. Juventus dengan bintangnya John Charles pernah memakai Catenaccio juga. Setelah menjadi striker utama, tiba-tiba Charles turun menjadi bek tengah.

Lalu, memasuki era 1970-an, muncul Ajax Amsterdam yang begitu superior dengan permainan menyerangnya. Di bawah pelatih Rinus Michels, Ajax juara Piala Champions 1970-71, mengalahkan
Panathinaikos 2-0. Saat itu, Ajax mengusung sepak bola total (total football) yang antitesa terhadap permainan bertahan. Ajax bermain sangat menyerang dan bahkan serangan tak hanya diandalkan kepada lini depan, tapi juga bisa lini tengah, bahkan defender. Sehingga, sepak bola man marking gaya Catenaccio akan kesulitan membuat skala prioritas siapa saja yang harus ditempel ketat, kerena semua pemain bisa menyerang dalam total football.

Setahun kemudian, musim 1971-72, Ajax tak hanya mempertahankan Piala Champions. Tapi, mereka juga menaklukkan Catenaccio. Ajax yang bermain menyerang, menghajar Inter Milan 2-0 di final. Dua gol dicetak Johan Cruyff yang menjadi master permainan menyerang Ajax. Semusim kemudian, giliran Juventus yang dikalahkan Ajax di final Piala Champions. Di babak sebelumnya, AC Milan yang bermain bertahan dibantai Ajax 6-0.

Sepak bola menyerang total telah lahir dan juga mengandalkan zonal marking. Sejak saat itu, Catenaccio murni yang bertahan dan mengandalkan man marking dianggap sekarat, kemudian mati perlahan. Kalaupun ada tim yang bermain bertahan, bukan berarti menerapkan Catenaccio.

Catenaccio murni sudah kehilangan konteksnya di sepak bola modern. Apalagi setelah peraturan offside muncul dan lebih longgar bagi tim penyernang, maka Catenaccio murni sudah tak cocok lagi, bahkan terasa riskan.

Memang, permainan bertahan tak mati. Bedanya, pemain gerendel (sweeper atau libero) tak lagi digunakan lagi, karena terbukti ketinggalan zaman. Lalu, muncullah Zona Mista. Sistem ini menggabungkan zonal marking dengan Catenaccio yang mengandalkan man marking.

Di sistem Zona Mista, taktik bertahan adalah zonal marking. Namun, libero tetap dipertahankan untuk menempel (man marking) pemain paling berbahaya. Tim-tim Italia kemudian banyak yang menggunakan sistem ini dan mereka sukses di tingkat klub maupun timnas (juara Piala Dunia 1982). Enzo Bearzot merupakan tokoh sistem ini. Dan, sistem ini kemudian juga dikenal dengan Italian Defense atau Pertahanan Gaya Italia.

Lalu, Arrigo Sacchi menjadi pelatih AC Milan (1987-1991). Dia memperkenalkan sepak bola indah dan menyerang dengan mengandalkan trio Belanda (Ruud Gullit, Frank Rijkaard, dan Marco van Basten). Perlahan-lahan, tim sepak bola Italia meninggalkan Catenaccio secara total.

Meski begitu, kata Catenaccio masih sering dipakai dalam dunia sepak bola. Setiap tim yang bertahan dan mengandalkan serangan balik, selalu disebut Catenaccio. Padahal, hampir sudah tak ada tim yang menggunakan sweeper atau bahkan libero. Kalaupun ada, bukan berarti sistem permainannya Catenaccio.

Tim yang kalah kualitas, biasanya memang akan menerapkan permainan bertahan dan menerapkan serangan balik. Itu sudah wajar. Tapi, kini masih sering terdengar latah soal Catenaccio. Setiap tim yang bermain bertahan, selalu dinilai menerapkan Catenaccio. Padahal, bertahan tidak harus Catenaccio. Sebab, bertahan itu adalah itikad, rencana, dan strategi, bukan sistem. Dengan sistem apa pun, tim bisa bermain bertahan jika memang niatnya bertahan.

Memang, roh Catenaccio terkadang merasuki tim-tim yang bermain bertahan. Seperti kala Jose Mourinho menyuruh Pepe menempel ketat Lionel Messi kala Real Madrid melawan Barcelona. Namun, Madrid sebenarnya tak sedang menerapkan Catenaccio. Sebab, Catenaccio murni sebenarnya sudah mati.


Via: Catenaccio Telah Mati

Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador


MADRID, KOMPAS.com - Bek tim nasional Spanyol, Sergio Ramos, dianggap memiliki kemampuan selain sebagai pesepak bola. Seseorang bernama Alejandro Talavante menilai bahwa Ramos juga berprofesi sebagai seorang matador. Mengapa bisa demikian?

Sesaat setelah menjuarai Piala Eropa 2012, Ramos melakukan selebrasi dengan menari ala matador. Seperti layaknya profesional, Ramos terlihat fasih melakukan gerakan-gerakan seorang matador.

Usut punya usut, Ramos mengetahui beberapa gerakan tersebut dari Talavante yang merupakan teman sekaligus matador terkenal di Spanyol. Talavante lantas mengungkapkan bila Ramos punya bakat menjadi seperti dirinya.

"Sergio memiliki kemampuan menjadi seorang matador terkenal dunia. Kalian pasti mengetahuinya. Dia sangat berharga dan punya kepribadian bagus. Sergio seorang fenomenal," puji Talavante seperti dulansir Marca.

Namun, Talavante lebih percaya jika bakat Ramos dilimpahkan untuk sepak bola. "Dia bintang yang lahir untuk sepak bola dunia. Iniesta mungkin pantas mendapatkan gelar pemain terbaik Piala Eropa 2012. Sergio hanya kurang mendapat perhatian. Tapi, dia memiliki mental juara seperti Iniesta ataupun Casillas," jelas Talavante.


Via: Jadi "Matador", Ramos Dipuji Matador

Xabi Alonso Tolak Tawaran Milan


MADRID, KOMPAS.com - Agen dari Xabi Alonso, Inaki Ibanez, menegaskan kliennya tidak akan hengkang dari Real Madrid. Kabar mengenai kedekatan AC Milan dengan Alonso juga ditampik Ibanez dengan tegas.

"Xabi adalah pemain Real Madrid. Dia akan tetap menjadi pemain Real Madrid," tutur sang agen kepada spaziomilan.it.

"Sepanjang waktu, ketertarikan Milan kepada Xabi tidak benar. Xabi baru saja memenangi gelar Piala Eropa bersama Spanyol. Dia juga masih memiliki kontrak dua tahun di Madrid. Xabi senang bermain di Madrid. Mengapa dia harus pindah? Kabar tersebut bohong," sambungnya.

Milan saat ini memang membutuhkan sosok gelandang tengah untuk mengganti kepergian Mark van Bommel. Alonso dinilai cocok untuk peran tersebut. Selain Alonso, "I Rossoneri" dikabarkan juga berminat kepada pemain Madrid lain, Lassana Diarra.

"Terlalu banyak berita dari Spanyol atau Italia. Berita-berita tersebut tidak benar. Kebenaran hanya Xabi tidak akan pindah dari Real Madrid," pungkas Ibanez.


Via: Xabi Alonso Tolak Tawaran Milan

Peserta Piala Asia U-22 Jajal Stadion


PEKANBARU, KOMPAS.com Semua tim peserta babak kualifikasi Grup E Piala Asia U-22, yaitu Indonesia, Jepang, Australia, Singapura, Timor Leste, dan Makau, telah mencoba dua lapangan, yaitu Stadion Utama Riau dan Stadion Kaharudin Nasution.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, tim nasional Australia tengah mencoba menyesuaikan diri dengan berlatih passing dan menembakkan bola di Stadion Utama Riau, Rabu (4/7/2012) petang.

Sementara timnas Indonesia, Singapura, dan Jepang telah melakukan latihan dan uji coba lapangan di stadion itu pada Selasa. Timnas Makau dan Timor Leste melakukan latihan di Stadion Kaharudin Nasution, yang juga akan dijadikan tempat laga babak kualifikasi tersebut.


Via: Peserta Piala Asia U-22 Jajal Stadion

Cedera, Nadal Batal Hadapi Djokovic di Bernabeu


Madrid - Rafael Nadal harus mengubur mimpinya untuk tampil dalam laga amal melawan Novak Djokovic di Santiago Bernabeu. Petenis nomor dua dunia ini mengalami cedera dan harus beristirahat.

Nadal sebenarnya dijadwalkan bertemu Djokovic dalam pertandingan amal bertajuk ALMA NADAL, 14 Juli mendatang. Pertandingan itu sendiri dilangsungkan atas prakarsa dari Yayasan Realmadrid dan Yayasan Rafa Nadal, yang salah satu misinya adalah untuk memberikan peluang buat anak-anak untuk mendapatkan program edukasi berbasiskan olahraga.

Namun, karena mengalami masalah pada tendon lututnya, Nadal harus beristirahat sekitar dua pekan. Alhasil, rencana pertandingan di Bernabeu pun tak bisa diwujudkan.

"Saya ingin meminta maaf ke semua, khususnya kepada fans yang telah membeli tiket dengan tujuan sebaik ini. Saya minta maaf, namun kami tak akan bisa bertanding di laga ekshibisi ALMA NADAL di Madrid, Bernabeu, pada 14 Juli," jelas Nadal di situs resmi Madrid.

"Dokter sudah memeriksa lutut saya dan mengatakan saya menderita tendonitis pada ligamen patellar dan saya harus beristirahat selama 15 hari, di mana hal itu menghalangi saya untuk bermain melawan Novak Djokovic seperti yang sudah direncanakan," lanjutnya.

Nadal, yang tersingkir di babak kedua Wimbledon, kini berharap dirinya bisa lekas pulih agar bisa memperkuat Spanyol di Olimpiade 2012.

"Saya bertemu dokter pada hari Senin dan memulai proses pemulihan agar bisa mewakili Spanyol di Olimpiade London," katanya.

"Saya sekarang akan memulihkan diri sambil liburan pendek sebelum kembali berlatih dalam 15 hari. Sekali lagi, terima kasih semua. Rafa Nadal," pungkas dia.


Via: Cedera, Nadal Batal Hadapi Djokovic di Bernabeu

Santon Kembali ke Serie-A?


NEWCASTLE, KOMPAS.com - Bek penuh talenta Newcastle United, Davide Santon, bisa saja kembali ke Serie-A. Dari sejumlah laporan yang dihimpun, Lazio memimpin pacuan untuk mendapatkan tanda tangan Santon.

Lelaki berusia 21 tahun itu membuat sejumlah klub raksasa tertarik meminangnya. Permainan di musim pertamanya bersama "The Magpies" adalah alasan utamanya. Manajemen Newcastle pun tak merasa rugi telah menggelontorkan 4,5 juta euro (sekitar Rp 54 miliar) untuk memboyongnya dari Inter Milan, musim panas lalu.

Seperti dilaporkan koran Italia, Corriere Dello Sport, Newcastle memberi penawaran Lazio jika ingin meminang Santon. Promo "The Toon Army", bahwa Santon dapat bermain di segala posisi di lini pertahanan, membuat "I Biancocelesti" kembali tertarik.

Maklum saja, dulu Inter pernah ingin memasukkan nama Santon ketika meminang Goran Pandev dan Mauro Zarate. Entah kenapa, nama Santon akhirnya tak tercantum dalam kesepakatan transfer tersebut.


Via: Santon Kembali ke Serie-A?

Tuesday, July 3, 2012

Stuart Pearce Bergeming


LONDON, KOMPAS.com - Pelatih tim sepak bola Inggris Raya di Olimpiade 2012, Stuart Pearce, bergeming dengan keputusannya tak mengikutsertakan pemain flamboyan David Beckham. Pearce menegaskan, keputusannya tersebut semata-mata karena alasan sepak bola.

Ketiadaan Beckham, tutur mantan pelatih Manchester City itu, dinilai tak berpengaruh pada penjualan tiket Olimpiade 2012.

Walau tak menyertakan Beckham dalam tim Inggris Raya, bukan berarti Pearce meniadakan pemain senior berusia lanjut di tim. Pearce memasukkan nama Ryan Giggs (Manchester United), Craig Bellamy (Liverpool), dan Micah Richards (Manchester City) dalam skuad Inggris Raya di Olimpiade London 2012 pada Juli-Agustus ini.

Kepada wartawan di London, Selasa (3/7), Pearce mengatakan, ia sangat menghormati suami Victoria Beckham itu yang berperan besar dalam proses terpilihnya London sebagai kota penyelenggara olimpiade.

Namun, saya memiliki tugas dan tanggung jawab terhadap masyarakat luas untuk memberikan hasil terbaik. Hal itu tecermin dari setiap individu yang terpilih dalam tim, katanya. Dia juga menegaskan, tidak ada alasan lain di luar alasan sepak bola dalam pemilihan ke-18 pemain tim Inggris Raya itu.

Beckham, mantan gelandang MU dan Real Madrid, pekan lalu mengumumkan kepada media bahwa dirinya tak termasuk dalam 18 nama yang dipilih Pearce untuk berlaga di kandang sendiri, London, saat kota itu menjadi tuan rumah olimpiade. Beckham, yang pernah memegang ban kapten tim Inggris, berharap agar dirinya ikut serta bermain sebelum memutuskan mengakhiri keterlibatannya di tim Inggris.

Pearce menyatakan, ia yang memberitahukan kepada Beckham bahwa pesepak bola yang saat ini bermain di Major League Soccer (MLS) Amerika Serikat dan memperkuat LA Galaxy itu tak masuk tim Inggris Raya.

Namun, Pearce mengatakan, tidak hanya Beckham yang tak diikutsertakan. Ia juga memutuskan tidak mengikutsertakan pemain yang berasal dari Irlandia Utara dan Skotlandia.

Para pemain yang masuk dalam daftar adalah tim terkuat yang mungkin kami miliki. Keputusan ini tidak dibuat sepihak, tetapi dengan keterlibatan pihak lain, katanya. Dia menyebut nama David Bernstein, petinggi Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA).

Meski tak memperkuat tim Inggris Raya sebagai pemain, British Olympic Association (BOA) sedang memikirkan untuk menempatkan Beckham pada posisi staf atau manajerial.

Kami akan sangat tersanjung dan bangga apabila Beckham terlibat dalam tim ini meski bukan sebagai pemain. Akan sangat fantastis, kata Andy Hunt, Chef de Mission (CdM) kontingen Inggris Raya. Hunt mengaku telah berkomunikasi dengan perwakilan Beckham dan sedang menunggu hasil positif dari pembicaraan itu.

Tiket tak terpengaruh


Ketiadaan sosok Beckham dalam tim sepak bola Inggris Raya dinilai tidak banyak berpengaruh terhadap penjualan tiket olimpiade secara keseluruhan.

Terbukti, masih ada jutaan tiket olimpiade yang belum terjual hingga saat ini. Direktur Eksekutif LOCOG 2012, Paul Deighton, mengatakan, laku atau tidaknya tiket laga sepak bola tim Inggris Raya tak bergantung pada sosok Beckham.

Dia adalah aset yang sangat berharga bagi Inggris. Bila tiket pertandingan tim Inggris Raya tak terjual, mungkin David akan menolong kami dengan jumlah penjualan yang fantastis. Namun, tanpa David, penjualan tiket sudah mendekati angka yang kami inginkan, katanya kepada kantor berita Reuters, tanpa memerinci lebih jauh jumlah tiket yang terjual.

Deighton menambahkan, tak ada hubungan langsung antara penjualan tiket dan Beckham.

(AFP/Reuters/BBC/MHD)


Via: Stuart Pearce Bergeming

Balotelli Ragu Bakal Jadi Ayah


ROMA, KOMPAS.com - Mario Balotelli sepertinya belum percaya bakal menjadi seorang ayah. Penyerang Manchester City itu ingin melakukan tes DNA untuk membuktikan bahwa anak yang dikandung oleh mantan pacarnya, Raffaella Fico, adalah darah dagingnya.

Publik Italia dibuat gempar dengan pengakuan Fico beberapa waktu lalu. Fico yang merupakan seorang model tersebut mengungkapkan tengah hamil empat bulan, hasil dari hubungan percintaannya dengan Balotelli.

Balotelli mengaku akan bertanggung jawab. Namun, ia ingin melakukan tes DNA untuk membuktikan dirinya benar ayah dari janin yang dikandung Fico.

"Meskipun tidak suka berbicara mengenai kehidupan pribadi, aku merasa berkewajiban untuk menjelaskan hubunganku dengan Raffaella Fico. Hubungan kami berakhir pada awal April dan sejak itu kami belum pernah bertemu, atau mengetahui kabar satu sama lain," jelas Balotelli.

"Aku tidak ada hubungan lagi dengan Raffaella. Begitu juga dengan dia. Raffaella tahu betul bahwa sejak kami berpisah, aku tidak berniat untuk kembali kepadanya. Namun, aku tidak pernah membicarakan apa yang telah terjadi dengan kami, sekalipun ada hal yang tidak benar tertulis mengenai kami," tambahnya.

"Beberapa hari lalu, aku mendengar dari orang lain bahwa dia hamil. Terkait hal itu, aku menghubungi dia. Dia mengonfirmasikan bahwa dirinya benar hamil. Aku sangat kecewa. Aku tidak berpikir hal ini normal karena aku mengetahui segalanya setelah empat bulan (usia kandungan Fico)."

"Aku tidak mengerti mengapa dia tidak menghubungiku segera untuk mengatakan sesuatu yang cukup penting. Aku akan bertanggung jawab jika terbukti itu anakku," bebernya.

Balotelli malah menuding Fico hanya mencari sensasi. "Aku melihat dia berusaha menghasilkan uang dari cerita ini dengan menjual foto dan wawancara. Aku pikir, Fico sudah cukup terkenal sehingga tidak harus mengambil keuntungan dari cerita ini untuk tujuan publisitas," tegasnya. (GL)


Via: Balotelli Ragu Bakal Jadi Ayah

Pedrosa Bidik Hat-trick Juara di Sachsenring


Sachsenring - Dani Pedrosa selalu kalah bersaing dengan Casey Stoner dan Jorge Lorenzo di sepanjang musim 2012. Di MotoGP Jerman akhir pekan ini, dia berharap bisa menang untuk menggenapi hat-trick podium teratas di Sachsenring.

Penampilan Pedrosa di musim 2012 ini sesungguhnya sangat stabil dan memuaskan tim Honda. Meski belum pernah memenangi balapan, dia berhasil enam kali naik podium dari tujuh balapan yang sudah digelar.

Jika ada peluang buat Pedrosa mengalahkan Stoner dan Lorenzo, maka kans tersebut terbuka sangat lebar di MotoGP Jerman. Di sana, pembalap asal Spanyol itu jadi juara di dua musim terakhir.

"Sachsenring menjadi lintasan di mana kami meraih sukses di masa lalu. Kami punya hasil yang sangat baik di sini dan ini adalah sirkuit di mana saya selalu menikmati balapannya," sahut Pedrosa seperti diberitakan Crash.

Dengan Lorenzo akhir pekan lalu gagal dapat poin, selisih Pedrosa dengan dua pembalap di posisi teratas kini hanya berjarak 19 poin. Itu artinya dia bisa saja menggeser kedua seterunya itu andai dapat posisi teratas.

"Setiap balapan punya nilai penting dan kami harus bekerja keras sambil menunggu waktu kami tiba. Kami menjalani akhir pekan yang bagus di Assen dan kami harus mengulanginya di Jerman; semoga kami bisa meraih kemenangan pertama di 2012, hal mana sangat kami inginkan saat ini," lugas Pedrosa.



Via: Pedrosa Bidik Hat-trick Juara di Sachsenring